Saturday, November 25, 2006

Primitif

PATUNG-patung primitif Dayak, Kalimantan Timur. Koleksi UD Bahati Jaya, Samarinda Seberang.

Kadang, agar tampak tua dan antik, patung-patung ini sengaja diletakkan begitu saja di tempat terbuka. Dibiarkan terkena hujan dan sinar matahari selama berbulan-bulan.

Kalau dirasa belum cukup, permukaannya digores dengan pahat sedemikian rupa sehingga terkesan ada "alur umur". Layaknya kerut-kerut pada kulit manusia manula.



Beberapa jenis patung primitif memang akan dihargai tinggi bila sudah berumur lebih dari 50 tahun. Ini standar minimal "benda antik".

1 Comment Ente:

At 23 March, 2008 03:28, Blogger yudi andriyanto said...

This comment has been removed by the author.

 

Post a Comment

<< Home