Primitif

PATUNG-patung primitif Dayak, Kalimantan Timur. Koleksi UD Bahati Jaya, Samarinda Seberang.

Kadang, agar tampak tua dan antik, patung-patung ini sengaja diletakkan begitu saja di tempat terbuka. Dibiarkan terkena hujan dan sinar matahari selama berbulan-bulan.
Kalau dirasa belum cukup, permukaannya digores dengan pahat sedemikian rupa sehingga terkesan ada "alur umur". Layaknya kerut-kerut pada kulit manusia manula.

Beberapa jenis patung primitif memang akan dihargai tinggi bila sudah berumur lebih dari 50 tahun. Ini standar minimal "benda antik".


1 Comment Ente:
This comment has been removed by the author.
Post a Comment
<< Home